Kategori: Scholarship

Beasiswa Full Di Belanda Yang Wajib Kamu Coba

Beasiswa Full Di Belanda Yang Wajib Kamu Coba

Beasiswa full di Belanda – Kuliah ke luar negeri, termasuk Belanda kini bukan hanya sekedar angan-angan. Pasalnya, tidak sedikit institusi yang menawarkan program beasiswa.

Beasiswa yang ditawarkan tersebut pun beraneka ragam, baik dalam bentuk fully-funded ataupun partially-funded.

fully-funded (gratis plus diberi uang saku bulanan), sedangkan partially-funded (hanya membiayai beberapa komponen saja, umumnya menggratiskan tuition fee)

Berikut beberapa beasiswa tipe fully-funded yang wajib kamu coba, jika kamu mau kuliah gratis ke negeri kincir angin.

1. Studeren in Nederland (StuNed)

Beasiswa pertama yang bisa dicoba untuk kamu yang ingin kuliah di Belanda tanpa biaya adalah StuNed.

Beasiswa StuNed berasal dari pemerintah Belanda dan hanya diperuntukkan untuk WNI. Dan merupakan bagian dari kerja sama bilateral pemerintah Belanda dengan pemerintah Indonesia.

Peluang untuk lolos dari beasiswa ini bisa dibilang cukup besar, di karenakan persaingannya hanya dengan sesama orang Indonesia saja.

Ada 2 program beasiswa StuNed yang bisa kamu pilih, yaitu program short course (durasi program 2 hingga 12 minggu) dan master course (durasi program 12 hingga 24 bulan). Namun untuk mendaftar, kamu harus memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Belanda.

Keuntungan yang di tawarkan berupa tuition fee (maksimal EUR 20.000 per tahun), biaya hidup (uang bulanan), tiket pesawat Indonesia-Belanda PP, dan biaya lain yang diperlukan untuk mendukung studi.

Dan Beasiswa ini di buka setiap awal tahun pada bulan Maret untuk intake di bulan September.

2. Orange Knowledge Programme

Beasiswa kedua yang bisa kamu apply untuk kuliah di Belanda tanpa biaya adalah Orange Knowledge Programme, yang sebelumnya dikenal dengan nama Netherlands Fellowship Programme (NFP).

Dana beasiswa OKP berasal dari pemerintah Belanda dan dikelola oleh Ministry of Foreign Affairs of the Netherlands. Pastikan kamu sudah memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun jika ingin mendaftar beasiswa yang satu ini.

Kamu harus bersaing dengan pelamar dari 51 negara lain yang juga menjadi fokus beasiswa ini. Untuk pelamar dari Indonesia, bidang yang menjadi prioritas adalah Rule of Law, Water, Agriculture, dan Sustainable Entrepreneurship.

Beasiswa ini men-cover tuition fee, biaya hidup (uang bulanan), tiket pesawat Indonesia-Belanda PP, serta beberapa komponen pembiayaan lain yang diperlukan untuk mendukung studimu di Belanda.

Beasiswa OKP biasanya dibuka 3 kali setiap tahunnya, yaitu pada bulan Februari, Juni, dan September. Aplikasi pada bulan September khusus untuk pendaftar short courses.

3. Holland Scholarship S2, S3

Holland Scholarship adalah beasiswa yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains bersama dengan universitas riset di Belanda. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa di luar Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) yang ingin melanjutkan gelar sarjana dan magister di Belanda.

Deadline pendaftaran: 1 Mei 2021

4. Orange Tulip Scholarship S1, S2

Beasiswa partial funded ini ditujukan untuk WNI yang minat melanjutkan kuliah di Belanda, baik jenjang bachelor atau master di universitas-universitas Belanda.

Berbeda dengan beasiswa lain, Orange Tulip Scholarship ini menyediakan program foundation yaitu sebuah program bimbingan untuk kamu yang belum memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni.

Cukup banyak perguruan tinggi atau universitas Belanda yang berpartisipasi dalam skema beasiswa ini. Misalnya, Radboud University, Tilburg University, Rotterdam Business School, The Hague University of Applied Sciences, Groningen, Institute of Housing and Urban Development Studies (IHS), University of Twente, Maastricht School of Management, Breda University of Applied Sciences, Amsterdam Business School, University of Groningen, dll.

Deadline pendaftaran: 1 Mei 2021

5. Erasmus+

Beasiswa Erasmus+ merupakan beasiswa dari Uni Eropa. Beasiswa ini bisa kamu ambil untuk studi ke berbagai negara Eropa, termasuk ke Belanda. Ada beragam program yang ada, seperti student exchange ataupun program S1, S2, dan S3.

Beasiswa ini juga meng- cover kuliahmu secara penuh, seperti tuition fee , uang saku bulanan, tiket pesawat PP, asuransi, dan lain-lain. Dari segi finansial, besaran uang saku bulanan yang diberikan Erasmus+ bisa berbeda-beda tergantung negara tujuan dan durasi program.

Demikian informasi Beasiswa Full Di Belanda Yang Wajib Kamu Coba!

Daftar Beasiswa Yang Ada Di Prancis

Daftar Beasiswa Yang Ada Di Prancis

Daftar Beasiswa Prancis – Dapat melanjutkan studi di Prancis adalah dambaan bagi sebagian dari pelajar Indonesia. Kualitas pendidikan yang bagus, fasilitas pendukung yang keren, budaya yang kaya, dan juga pemerintah Prancis yang sangat welcome untuk memanjakan seseorang yang kuliah di Prancis dengan bermacam-macam subsidi menjadikan daya tarik tersendiri.

Namun di karenakan biaya hidup yang terbilang mahal, Sebagian mahasiswa memilih mengundurkan diri. Tapi sebenarnya ada banyak beasiswa yang tersedia untuk bisa mewujudkan impian kamu untuk melanjutkan kuliah di Prancis loh!

Berikut datar beasiswa yang ada di Prancis!

1. Beasiswa Eiffel Excellence Programme

Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Prancis melalui Kementerian Luar Negeri Prancis untuk memberi kesempatan bagi pelajar internasional yang ingin melanjutkan studi Master dan Ph.D. di perguruan tinggi yang ada di Prancis.

Bidang studi yang ditawarkan oleh beasiswa ini antara lain adalah:

  • Hukum
  • Ekonomi dan Manajemen
  • Ilmu Teknik untuk tingkat Master, serta Ilmu Sains dalam lingkup lebih luas untuk tingkat Ph.D. (Ilmu Teknik, Ilmu Pasti, Matematika, Fisika, Kimia, Ilmu Kehidupan, Nano dan Bioteknologi, Ilmu Bumi, Ilmu Alam Semesta, Ilmu Lingkungan, serta Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Jika kamu berhasil mendapatkan beasiswa ini, kamu bisa memperoleh tunjangan bulanan sejumlah 1.181 Euro untuk penerima beasiswa Master. Dan 1.400 Euro untuk penerima beasiswa Ph.D, tiket keberangkatan ke Prancis dan kepulangan ke Indonesia. Jaminan sosial untuk mahasiswa dengan usia lebih dari 28 tahun, asuransi kesehatan bagi mahasiswa yang berusia kurang dari 28 tahun, kegiatan kebudayaan, dan tambahan tunjangan tempat tinggal (apabila memenuhi kondisi tertentu).

Hal yang harus di ketahui adalah tunjangan beasiswa ini tidak mencakup biaya pendaftaran ke universitas serta biaya perkuliahan. Namun jangan khawatir, jika kamu masuk perguruan tinggi negeri di Prancis, maka negara membiayai uang kuliah sekitar 10.000 Euro per tahun baik untuk mahasiswa Prancis maupun mahasiswa internasional.

Hal yang perlu diperhatikan adalah untuk mendapatkan beasiswa ini, pendaftaran tidak diajukan oleh peserta sendiri melainkan oleh institusi perguruan tinggi yang dituju. Maka dari itu, kamu bisa mendaftarkan diri dulu ke universitas yang kamu mau beserta dengan program studi yang kamu tuju.

Setelah diterima dan mendapatkan LoA, kamu bisa meminta kepada pihak universitas untuk mengajukan dirimu sebagai peserta program beasiswa ini.

2. Beasiswa Erasmus +

Merupakan program beasiswa yang diselenggarakan oleh Uni Eropa untuk pendidikan, pelatihan, kepemudaan dan olahraga yang ditujukan untuk siswa non-Eropa. Beasiswa ini berlaku untuk siswa yang ingin melanjutkan studi baik ke Prancis maupun negara Uni Eropa lainnya. Dan ditujukan untuk program Master dan Doktorat multilateral dan proyek kerjasama spesifik.

Di Indonesia sendiri, sudah ada 266 siswa yang menerima beasiswa ini. 248 di antaranya mendapatkan beasiswa Master, 2 beasiswa untuk Doktorat, dan 16 beasiswa untuk pengembangan pengajaran dan penelitian.

Jika kamu berhasil mendapatkan beasiswa ini, jumlah dana yang diberikan adalah 24.000 Euro untuk satu tahun Master, 48.000 Euro untuk program dua tahun Master. Jumlah tersebut mencakup biaya kuliah 8.000 Euro/tahun, biaya hidup 12.000 Euro/tahun, dan mobility cost seperti biaya pesawat dan biaya perpindahan antarkota/negara selama studi sebesar 4.000 Euro/tahun.

3. Beasiswa IFI

Pemerintah Prancis melalui Institut Prancis Indonesia memberikan beasiswa untuk S2 kepada mahasiswa Indonesia. Program ini terbuka untuk semua jurusan. Biaya yang ditanggung adalah biaya hidup senilai 700 euro, biaya kuliah dengan batas maksimal 5000 euro, biaya pembuatan VISA, akses prioritas untuk tempat tinggal.

Syarat untuk medapatkan beasiswa ini adalah warga negara Indonesia dengan usia maksimal 30 tahun, punya motivasi kuat kuliah di Prancis, memiliki ijazah S1, tidak sedang menerima beasiswa lain, serta sudah punya LoA (Surat penerimaan) dari Lembaga tinggi di Prancis.

4. Beasiswa IFA Paris

Untuk kamu yang ingin sekolah bidang mode, sekolah desain IFA (International Fashion Academy). Paris memberikan tiga jenis beasiswa yang bisa kamu dapatkan yakni full, excelence dan Distinction (biaya tanggungan berbeda) untuk program S1 dan S2. Syarat utamanya adalah memiliki kratifitas dalam bidang desain dan tertarik dalam dunia fashion.

Program S1 dan S2 yang disediakan oleh IFA Paris adalah sebagai berikut:

Program S1 (Undergraduate)

1. Bachelor Fashion Design & Technology
2. Bachelor Visual Merchandising
3. Bachelor Fashion Marketing

Program S2 (Master)

1. Master of Arts Contemporary Fashion Design
2. MBA Luxury Brand Management
3. MBA Fashion Business
4. MBA Global Fashion Media
5. MBA Perfume & Cosmetics Management

5. Beasiswa LPDP-BPI

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) merupakan program beasiswa yang dibiayai pemerintah Indonesia untuk membiayai studi pada program Magister dan Doktoral, baik di dalam maupun luar negeri. Prancis merupakan salah satu negara yang menerima beasiswa ini, di mana terdapat 17 institusi di Prancis yang masuk dalam daftar universitas LPDP.

Jika kamu mendapatkan beasiswa ini, pendanaan beasiswa ini mencakup biaya pendidikan dan biaya pendukung. Pada biaya pendidikan kamu akan mendapatkan pendanaan untuk pendaftaran universitas, uang SPP, dan non SPP (buku, penelitian tesis).

Pada biaya pendukung pendanaan akan mencakup biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi, asuransi kesehatan, visa, living cost, tunjangan keluarga, dll.

Beasiswa Clarendon University of Oxford Gelar S2, S3

Beasiswa Clarendon University of Oxford Gelar S2, S3

Beasiswa Clarendon University of Oxford – Beasiswa Clarendon merupakan salah satu beasiswa unggulan University of Oxford dan memiliki banyak peminat. Program beasiswa pascasarjana ini rutin ditawarkan University of Oxford, UK.

Beasiswa ini bersifat penuh yang mendanai kebutuhan studi di jenjang S2 atau S3 di universitas terbaik Inggris itu. Selain menanggung biaya penuh perkuliahan, beasiswa Clarendon 2023 – 2024 juga menyediakan biaya hidup selama menjalani studi di Inggris.

Tahun akademik sebelumnya, tunjangan biaya hidup yang diberikan sekurangnya £15.609 per tahun. Durasi beasiswa berdasarkan lamanya masa perkuliahan yang diambil. Setiap tahun sekitar 200 kursi disediakan dan ditujukan bagi pelamar internasional yang berminat.

Universitas Oxford merupakan salah satu universitas tertua di Inggris dimana selalu menduduki world ranking university dan telah mendapatkan berbagai penghargaan tingkat dunia.

Kamu tidak perlu mengumpulkan berkas persyaratan untuk beasiswa Clarendon. Namun, pastikan bahwa kamu diterima pada program S2 dan S3 Universitas Oxford. Agar secara otomatis bisa dipertimbangkan menjadi salah satu penerima beasiswa Clarendon.

Kriteria

1. Memiliki catatan akademik yang cemerlang: IPK minimal 3,7 untuk skala 4.00. Lampirkan juga bukti penghargaan dari universitas, informasi posisi Anda, atau publikasi yang dimiliki (jika ada).
2. Cakap dalam bidang studi yang kamu pilih. Penilaian dilihat dari referensi akademik, proposal penelitian, bakat dalam penelitian, dan kontribusi signifikan yang kemungkinan diberikan pada bidang studi.
3. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, dibuktikan dengan sertifikat TOEFL atau IELTS
4. Motivasi. Penilaian dilihat dari bukti komitmen pemohon pada program kuliah yang diusulkan. Serta dari hasil evaluasi personal statement dan rekomendasi.

Pendaftaran

Pengajuan beasiswa Clarendon terbilang cukup mudah. Pelamar hanya diminta untuk mendaftar kuliah di program pascasarjana University of Oxford untuk tahun akademik 2023 – 2024. Secara otomatis, aplikasi yang diajukan tersebut akan dipertimbangkan untuk beasiswa Clarendon. Tidak perlu ada aplikasi terpisah atau khusus untuk pendaftaran beasiswa. Agar dapat dipertimbangkan, siapkan aplikasi sebaik mungkin.

Batas terakhir pendaftaran adalah Desember 2022 atau Januari 2023. Mengikuti jadwal masing-masing program studi yang dipilih. Sementara, untuk program Executive MBA deadline berakhir sekitar September.

Proses seleksi

Ketika Anda mendaftar untuk studi pascasarjana di Universitas Oxford, aplikasi Anda akan dipertimbangkan oleh akademisi yang bekerja di bidang studi yang Anda lamar. Mereka akan memutuskan apakah kamu bisa memperoleh tawaran tempat (offer) untuk belajar di Universitas Oxford. Secara bersamaan, mereka juga akan memutuskan apakah Anda bisa diusulkan untuk menerima beasiswa Clarendon.
Setelah panelis menetapkan nama para nominasi beasiswa, daftar tersebut akan dikirimkan ke Clarendon Fund Administrator. Yang dimana nantinya memutuskan nama yang berhak memperoleh beasiswa. Kandidat terpilih akan dapat pemberitahuan ini melalui email paling lambat akhir April 2023.

Karena jumlah pelamar yang memenuhi syarat sangat tinggi, hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi. Jika Anda belum memperoleh kabar hingga Juni, berarti Anda belum mendapatkan beasiswa Clarendon.

Cara Menulis Motivation Letter Beasiswa Yang Efektif

Cara Menulis Motivation Letter Beasiswa Yang Efektif

Cara Menulis Motivation Letter Beasiswa – Salah satu dokumen aplikasi beasiswa yang paling sering diminta adalah motivation letter atau surat motivasi. Dan banyak dari kalian yang masih kebinggungan apa yang harus di tuliskan disana.

Di beasiswapascasarjana.com cukup banyak beasiswa yang meminta melampirkan dokumen ini. Apa sebenarnya motivation letter. Besarkah pengaruhnya? Motivation letter bisa diartikan sebagai surat pernyataan pribadi yang menceritakan kondisi, ketertarikan, maupun motivasi terhadap beasiswa.

Motivation letter hampir serupa dengan personal statement. Yang membedakan hanyalah fungsinya. Motivation letter lebih banyak diminta untuk aplikasi beasiswa. Sedangkan, personal statement umum diminta untuk aplikasi ke universitas. Sehingga muatannya juga akan berbeda.

Pengaruh keberadaan motivation letter ini terbilang sangat besar bagi dewan juri dalam memutuskan siapa yang berhak memperoleh beasiswa. Motivation letter juga merupakan instrumen untuk mengetahui kelayakan seseorang yang menerima beasiswa.

Berikut beberapa hal yang dapat dicantumkan dalam menulis motivation letter

Ceritakan siapa kamu

Pada saat memulai menulis motivation letter, kamu bisa menceritakan secara singkat siapa dirimu. Gambarkan kondisi sebenarnya dalam bentuk deskripsi, sehingga dewan juri bisa memahami siapa pemohon yang sedang mereka seleksi. Tidak perlu panjang namun jelas.

Mengapa kamu pantas memperoleh beasiswa

Poin kedua ini terbilang sangat penting bagi penilaian dewan juri. Mengapa kamu pantas memperoleh beasiswa dan mengapa harus kamu. Uraikan beberapa alasan kamu di motivation letter tersebut. Dan juga kelebihan kamu, sehingga selayaknya dewan juri memilih kamu sebagai salah satu penerima beasiswa.

Tetapi kamu juga harus perhatikan beasiswa apa yang sedang kamu lamar, dan pelamar seperti apa yang dibutuhkan mereka.

Jika beasiswa yang kamu cari adalah beasiswa riset yang mensyaratkan calonnya memiliki pengalaman riset dengan beberapa karya yang telah dihasilkan. Kamu yang memenuhi kriteria tersebut, bisa memuatnya di motivation letter bahwa kamu adalah orang yang berbepengalaman melakukan riset dan telah menghasilkan beberapa karya riset membanggakan yang dimaksud.

Diluar dari itu, tentu saja kamu bisa menambah alasan sendiri untuk meyakinkan Dewan Juri. Tetapi, jangan sampai lari dari kriteria calon yang mereka inginkan.

Mengapa memerlukan beasiswa

Ada beberapa program beasiswa yang meminta pemohon menulis motivation letter yang salah satu poinnya adalah alasan pelamar membutuhkan beasiswa.

Biasanya ini ditemukan pada beasiswa yang sifatnya bantuan, terutama mereka yang terkendala finansial atau berasal dari keluarga kurang mampu. Jika memang beasiswa tersebut meminta kamu untuk memuat penjelasan mengapa memerlukan beasiswa, sebutkan saja kondisi sebenarnya.

Minat dan tujuan

Hal lain yang bisa kamu muat di motivation letter adalah minat dan tujuan kamu. Apa yang sebenarnya ingin kamu capai dan mengaapa begitu tertarik dengan beasiswa tersebut? Kamu juga bisa jelaskan di dalamnya.

Misalnya ada sebuah beasiswa MBA yang ditawarkan salah satu lembaga, karena beasiswa tersebut sangat sejalan dengan pekerjaanmu, maka kamu berkeinginan melamarnya. Di motivation letter, kamu bisa menjelaskan dampaknya bagi karirmu dan lingkungan tempat kerja jika berhasil mendapatkan beasiswa tersebut.

Rencana masa depan

Poin terakhir ini juga penting dimuat untuk menghasilkan sebuah motivation letter yang komprehensif. Uraikan rencana masa depanmu jika nantinya berhasil menerima beasiswa tersebut dan apa yang akan kamu lakukan jika telah menyelesaikan studi.

Buatlah rencana masa depanmu sejalan dengan visi yang ingin diraih oleh pemberi beasiswa. Itu akan lebih meyakinkan dewan juri bahwa mereka tidak salah memilih kamu.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu cantumkan untuk menulis motivation letter. Semoga bermanfaat!

Beasiswa S1 S2 S3 di Shanghai University Cina

Beasiswa di Shanghai University Cina – Pemerintah Shanghai tahun ini kembali memberikan penawaran beasiswa bagi para mahasiswa internasional melalui Shanghai Government Scholarship (SGS).

Biaya yang akan di biayain oleh Beasiswa SGS mulai dari jenjang S1, S2, maupun S3 di berbagai universitas di Shanghai, Cina.

Beasiswa S1 S2 S3 di Shanghai University Cina

Cakupan Beasiswa

  1. Biaya kuliah di Shanghai
  2. Akomodasi untuk asrama kampus atau subsidi perumahan senilai CNY 700 per bulan untuk jenjang S1/S2 dan CNY 1.000 per bulan untuk program S3
  3. Tunjangan hidup bulanan sebesar RMB 2500/bulan untuk S1, RMB 3000/bulan untuk S2, dan RMB 3500/bulan untuk S3
  4. Asuransi kesehatan bagi mahasiswa internasional di China

Persyaratan:

  1.  Bukan warganegara China dengan paspor biasa yang valid serta memiliki kesehatan yang baik
  2.  Pelamar studi untuk gelar sarjana (S1) minimal tidak lebih dari 25 tahun serta telah memperoleh ijazah sekolah menengah (SMA/sederajat)
  3.  Pelamar studi untuk gelar master (S2) tidak boleh dari 35 tahun dan telah memperoleh gelar sarjana
  4. Pelamar studi untuk gelar PhD (S3) minimal tidak lebih dari 40 tahun serta telah memperoleh gelar master
  5.  Persyaratan bahasa untuk program kuliah berbahasa China (sertifikat HSK):
    1) HSK 5 di atas 180 untuk Seni
    2) HSK 5 di atas 180 untuk Sains atau Teknik
    3) HSK 5 di atas 180 untuk Ekonomi dan Manajemen
    4) HSK 5 di atas 240 untuk Humaniora
    – Persyaratan bahasa untuk program kuliah berbahasa Inggris:
    1) Bahasa Inggris adalah bahasa native atau bahasa resmi
    2) IELTS (A) minimal 6.5 ; TOEFL IBT minimal 90 ; atau tes bahasa Inggris lainnya yang diakui internasional dengan skor setara dan menyertakan bukti sertifikat
  6.  Tidak sedang menerima beasiswa lain saat mendaftar

Dokumen aplikasi:

1. Salinan paspor
2. Pasfoto ukuran 1 inch, latar belakang biru, format JPG, ukuran kurang 100KB
3. Video selfie (Video perkenalan diri dan rencana studi di China (dalam 50M, avi, mov, mp4, semua diterima). Bahasa video tergantung pada bahasa pengantar jurusan yang dipilih (Inggris atau China)
4. Ijazah dan transkrip akademik (disertakan terjemahan resmi berbahasa Inggris atau China yang disahkan notaris jika bahasa aslinya berbahasa Indonesia)
5. Kartu Rapor Sekolah dari semua matapelajaran selama periode studi jenjang terakhir
6. Salinan sertifikat keterampilan bahasa (HSK, IELTS, atau IBT TOEFL)
7. Dua surat rekomendasi
Ditulis dalam bahasa Inggris atau China oleh dua orang profesor atau associate profesor berbeda disertai tandatangan dan kontak
8. Supervisor Acceptance Letter
Pelamar harus memilih supervisor secara online serta memperoleh surat penerimaan yang ditandatangan dan kemudian mengunggah secara online. Setiap tanda tangan palsu akan di diskualifikasi beasiswa dan penerimaan.
Tidak diharuskan untuk memilih supervisor untuk program Magister berikut: School of Economics, MBA center, dan SILC Business School. Perguruan tinggi akan mengatur segera setelah mereka mendaftar di Universitas Shanghai.
9. Rencana studi atau proposal riset di China
Ditulis dalam bahasa Inggris atau China. Tidak kurang dari 800 kata termasuk capaian riset sejauh ini, alasan memilih SHU, rencana studi dan penelitian, rencana karir ke depan, dll.
10. Lain-lain (mengacu standar departemen)
a. Publikasi makalah akademik: Pelamar yang mendaftar PhD di School of Management harus memiliki latarbelakang manajemen atau sains dan teknik serta sudah mempublikasikan sekurangnya satu makalah akademik di jurnal SCI atau SSCI saat mendaftar
b. Pelamar jurusan seni harus menyertakan sekurangnya dua contoh karya seni
c. Pelamar jurusan musik harus menyertakan video dan audio yang berhubungan dengan jurusan
11. Sertifikat penghargaan

Semua dokumen harus di terjemahkan kedalam bahasa Mandarin atau Inggris dari notaris atau departemen. Semua dokumen aplikasi akan di scan ketika mendaftar.

Pendaftaran:

Pendaftaran beasiswa di Shanghai University (SHU) melalui program SGS dilakukan secara online yang tersedia di laman apply.shu.edu.cn. Biaya pendaftaran kuliah RMB500. Sebelum mendaftar pelamar harus mengisi aplikasi online terlebih dahulu yang ada di laman study.edu.sh.gov.cn/en/ise.

Macam Macam Beasiswa S2 di Indonesia

Beasiswa S2 di Indonesia – Beasiswa S2 di Indonesia yang tersedia terbilang cukup banyak jenisnya. Baik dari pemerintah maupun dari perusahaan atau swasta.

Bagi kamu yang ingin melanjutkan studi pascasarjana, dalam meringankan beban biaya studi termasuk riset dll. Bisa mengajukan pendanaan melalui jaringan-jaringan beasiswa yang telah tersedia selama ini.

Berikut adalah beberapa beasiswa yang sudah aktif selama bertahun-tahun yang mensponsori mahasiswa pascasarjana di tanah air.

Kamu bisa memilih salah satu di antaranya sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang tersedia di situs-situs resminya.

1. Beasiswa Bidikmisi

Lebih dikenal dengan nama KIP Kuliah beasiswa ini tidak hanya bagi mahasiswa S1 melainkan pula bagi mahasiswa yang melanjutkan studi S2.Pembiayaan yang diperoleh tanggungan kuliah penuh bagi penerima beasiswa.

2. Beasiswa LPDP

Di tahun 2013, beasiswa LPDP telah hadir sebagai bantuan biaya kuliah pascasarjana dan menjadi daya tarik bagi banyak orang yang mau melanjutkan studi S2-nya.

LPDP memiliki beberapa jenis beasiswa. Di antaranya beasiswa LPDP afirmasi, beasiswa LPDP reguler, beasiswa pendidik dan beasiswa dokter spesialis.

Untuk periode tahun akademik 2021/2022, kesempatan untuk mendapatkan beasiswa S2 di Indonesia dari LPDP ini masih terbuka lebar. Karena beasiswa ini mulai dibuka pada bulan April atau Mei mendatang dan juga pada bulan Oktober nanti.

Pendanaan dalam beasiswa ini berupa bantuan biaya kuliah penuh.

3. Beasiswa GSEP

Sebuah Organisasi non profit GSEP (Global Sustainable Electricity Partnership) menawarkan beasiswa S2 terhadap mahasiswa dari negara-negara berkembang. Dana yang akan diterima oleh penerima beasiswa sebesar $21.000, masing-masing pertahun selama 2 tahun.

4. Beasiswa Unggulan

Beasiswa S2 di Indonesia yang satu ini berasal dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Yang dibagi jadi dua jenis, yakni Beasiswa Unggulan Pegawai Kemdikbud dan Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi.

5. Beasiswa Wellcome

Berpusat di Inggris, Welcome adalah nama suatu yayasan amal dengan misi global. Beasiswa S2 yang ditawarkan oleh yayasan ini khusus bagi masyarakat internasional yang mau melanjutkan kuliah S2 baik dalam maupun luar negeri.

Biaya penanggungannya adalah berupa biaya kuliah, tanggungan biaya hidup serta biaya penelitian.

6. Beasiswa PMDSU

Beasiswa S2 di Indonesia dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini ditujukan khusus kepada mahasiswa lulusan S1. Yang dimana ingin melanjutkan kuliah hingga S3 serta menjadi Dosen nantinya.

Pembiayaan yang akan diperoleh adalah tanggungan biaya kuliah secara penuh selama pendidikan S2 dan doktor atau S3 selama 4 tahun.

7. Beasiswa BUDI (Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia)

BUDI tersedia khusus kepada dosen yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. Peruntukannya secara luas baik bagi dosen dari PTN maupun dari PTS.

Pendanaan yang akan diterima berupa tanggungan biaya kuliah penuh.

8. Beasiswa Dexa Award

Beasiswa Dexa Award di Indonesia ini rutin dibuka setiap tahun. Dexa Group memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa S1 yang ingin lanjut studi pascasarjana dalam negeri.

Persyaratan penting untuk beasiswa ini adalah proposal riset pascasarjana yang diusulkan berkaitan dengan kesehatan. Dengan catatan kampus asal harus terakreditasi A.

Pendanaan yang akan diterima berupa biaya riset serta biaya pendidikan.

9. Beasiswa FINCAD

FINCAD merupakan lembaga yang menyediakan portofolio dan analisis resiko dengan basisnya di Kanada. Beasiswa FINCAD khusus ditujukan kepada kaum wanita yang ingin studi lanjut S2 dan berhubungan dengan keuangan.

Pembiayaan yang akan diperoleh adalah uang sebesr US$20.000.  Persyaratan umum pengalaman kerja minimal 5 tahun pada sektor keuangan.

Itulah beberapa jenis beasiswa yang dikenal oleh umum untuk membantu pendanaan kuliah pascasarjana. Beasiswa S2 di Indonesia di atas tidak hanya berlaku bagi calon mahasiswa atau mahasiswa on going dalam negeri. Tetapi berlaku juga pada mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri. Silahkan mengunjungi situs-situs resmi sponsor beasiswa terkait untuk mengetahui persyaratan lengkap dan informasi lanjutannya.