Pahlawan Nasional Wanita Indonesia Yang Patut Di Teladani

Pahlawan Nasional Wanita Indonesia – Berbicara tentang kemerdekaan Republik Indonesia, tidak lengkap tanpa menyebut nama-nama pahlawan nasional yang telah berjuang untuk melawan penjajahan baik pria maupun wanita. Tanpa jasa-jasa mereka, ada kemungkinan tidak ada Indonesia yang seperti saat ini.

Tidak hanya laki-laki, ada banyak pahlawan wanita yang ikut serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pahlawan yang pemberani ini pun datang dari berbagai penjuruh di tanah air.

Berikut beberapa pahlawan nasional wanita Indonesia yang perlu kamu ketahui!

1. Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien merupakan sosok perempuan yang berperan penting dalam perjuangan rakyat Aceh melawan penjajah. Di sebutkan bahwa Cut Nyak Dhien merupakan pejuang perempuan yang turun langsung di medan perang.

Banyak pengorbanan yang diberikannya selama melawan penjajah, dan tak menjadikanya lelah dan takluk. Cut Nyak Dien merupakan pejuang yang gigih, bahkan rela masuk dan keluar hutan belantara, naik turun gunung saat usianya sudah tidak muda lagi.

Sebagai penghargaan atas perjuangannya, melalui Surat Keputusan Presiden RI No. 106/TK/1964, ia dinobatkan sebagai pahlawan Indonesia.

2. R.A. Kartini

Mungkin nama pahlawan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga anda, ya, dia adalah R.A. Kartini. Hari lahirnya bahkan di jadikan hari libur nasional. Perjuangannya untuk menyetarakan derajat perempuan, membuat namanya selalu di kenang.

Raden Ajeng Kartini atau Raden Ayu Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1897. Kartini lahir dari keluarga ningrat, dimana ayahnya yang seorang Bupati dan ibunya merupakan priyayi yang di hormati.

Sebagai perempuan yang terlahir dari keluarga terpelajar, Kartini mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkenalan bersama banyak wanita di Eropa sana. Kartini pun sangat kagum akan pola berpikir wanita-wanita di Eropa sana.

Dari sanalah Kartini mempunyai satu keinginan untuk memajukan perempuan pribumi, yang mana di saat itu berada pasa status sosial yang rendah. Kartini kemudian berjuang agar status sosial perempuan Tanah Air bisa setara dengan kaum laki-laki di masa itu.

Berkat perjuangannya itu, R.A. Kartini disebut sebagai pahlawan emansipasi wanita. Dia juga menjadi pahlawan kemerdekaan nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 108 Tahun 1964 yang dikeluarkan pada 2 Mei 1964.

3. Dewi Sartika

Nama Pahlawan selanjutnya adalah Dewi Sartika. Dewi Sartika merupakan anak dari Patih Bandung, Raden Rangga Somanagara yang lahir pada 4 Desember 1884. Beliau merupakan pahlawan pendidikan dari tanah Sunda.

Sebagai anak seorang yang terpandang, Dewi Sartika mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Sebuah kesempatan yang sangat istimewa yang tidak bisa di miliki anak perempuan lain di masa itu.

Dewi Sartika merupakan sosok perempuan yang cerdas dan kritis. Kecerdasannya itu pun tak membuatnya berbesar kepala, ia bahkan membagikan ilmunya kepada anak gadis yang berada di sekitarnya.

Dikabarkan Dewi Sartika membuka kegiatan belajar mengajar yang kemudian terdengar sampai ke telinga pemerintah. Hingga akhirnya ia diberikan izin untuk mendirikan Sekolah Istri yang menjadi tempat Ia berbagi ilmu.

4. Martha Christina Tiahahu

Dikutip dari buku Maluku Manise, Martha Christina Tiahahu merupakan pahlawan wanita Indonesia yang berasal dari Pulau Nusalaut.

Martha Christina lahir di Desa Abubu, Pulau Nusalaut. Ayahnya merupakan seorang kapitan yang berperan dalam perjuangan Pattimura. Pahlawan wanita cantik ini telah berjuang di usianya yang masih sangat muda, yakni 17 tahun.

Martha hadir dalam pertemuan di Saparua yang menjadi awal perlawanan rakyat Maluku terhadap Belanda. Pahlawan wanita ini juga ikut serta dalam perang Pattimura.

Dia bertekad untuk berjuang membela bangsa, walaupun nyawanya menjadi taruhan. Keberaniannya patut menjadi teladan. Namanya kini dikenal sebagai pahlawan perempuan yang melegenda, melalui SK Presiden RI No. 012/TK/Th 1969.

Itulah beberapa nama pahlawan Nasional Wanita Indonesia yang patut di teladani.

Dan  masih ada banyak lagi pahlawan wanita lain yang berjuang untuk bangsa ini. Namun pada kesempatan kali ini kami hanya merangkum beberapa kisah dari pejuang wanita sebagai sumber inspirasi.