Apa itu TOPIK Bahasa Korea?  Simak Fungsi dan Kelengkapannya – Setiap bahasa asing memiliki ujian kecakapan masing-masing, seperti TOEFL untuk bahasa Inggris, JLPT untuk bahasa Jepang, dan HSK untuk bahasa Mandarin. Mungkin beberapa dari kalian belum tahu bahwa bahasa Korea juga memiliki tes kecakapan yang disebut tes TOPIK (Test of Proficiency In Korean). Tes TOPIK juga menjadi salah satu syarat wajib yang perlu dipenuhi untuk tujuan tertentu di Korea.

Apakah kamu pencinta K-Pop atau K-Drama yang punya rencana untuk melanjutkan studi atau bekerja di negeri gingseng? Nah, artikel kali ini akan mengajak kamu untuk berkenalan dengan tes bahasa Korea TOPIK dan seluk-beluknya. Check it out!

Apa itu TOPIK Bahasa Korea? Simak fungsi dan Kelengkapannya

TOPIK adalah sebuah singkatan dalam bahasa Inggris yaitu Test of Proficiency In Korean atau Tes Kemahiran Berbahasa Korea. Ujian ini digunakan untuk mengukur tingkat kecakapan atau kemahiran berbahasa Korea bagi yang bukan penutur asli. Keterampilan yang diujikan berupa menulis (쓰기 sseugi), membaca (읽기 ilgi), dan mendengar (듣기 deudgi).

TOPIK diselenggarakan oleh Lembaga Nasional Pendidikan Internasional (NIIED), yaitu salah satu bagian dari Kementrian Pendidikan di Korea. Ujiannya dilaksanakan enam kali dalam setahun, namun di Indonesia hanya diadakan dua kali disetiap bulan April dan Oktober. Tetapi sangat di sayangkan karena lokasi ujian TOPIK di Indonesia hanya ada di beberapa kota saja, yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.

Penggunaan TOPIK

Hasil tes TOPIK dapat digunakan untuk menetap baik sementara maupun permanen di Korea Selatan untuk berbagai kebutuhan.

  • Mendaftar sebagai mahasiswa asing di universitas di Korea Selatan.
  • Mendapatkan visa kerja untuk perusahaan lokal Korea Selatan.
  • Mendaftar tes Kualifikasi Pengajaran Bahasa Korea (level 2 dan 3) dan perolehan sertifikat.
  • Mendaftar izin tinggal secara permanen.
  • Mendapatkan pengakuan lisensi praktisi domestik untuk orang asing dengan kualifikasi dokter medis.
  • Untuk mendapatkan visa imigran berdasarkan pernikahan.

Level Ujian TOPIK

Berdasarkan level kemampuannya, TOPIK dibagi menjadi enam level yang terbagi dalam dua tingkatan ujian yaitu TOPIK I dan TOPIK II.

TOPIK I (Level 1–2)

Ujian TOPIK I ditujukan untuk pembelajar bahasa Korea pemula yang terdiri dari level 1 dan 2. Secara harfiah, kedua level ini memiliki kompetensi yang berbeda, namun masih dalam ruang lingkup penggunaan bahasa Korea dalam percakapan sehari-hari. Dikarenakan ujian ini untuk pemula, tes TOPIK I hanya terdiri dari dua sesi, yaitu membaca dan mendengarkan.

TOPIK II (Level 3–6)

Ujian ini ditujukan untuk penutur bahasa Korea dengan kemampuan menengah (intermediate) hingga yang sudah mahir (advanced). Dalam ujian TOPIK II, ada 3 level yang masing-masingnya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Sesi ujian TOPIK II pun lebih kompleks karena terdiri dari sesi membaca, mendengarkan, dan menulis.

Pendaftaran dan Biaya Tes TOPIK

TOPIK hanya diselenggarakan di bulan April dan Oktober saja di tiap tahunnya. Untuk tanggal pastinya, kamu bisa menunggu informasi lebih lanjut.

Untuk biaya pendaftaran, akan dikenai biaya Rp300.000 hingga Rp450.000 tergantung dari jenis tes TOPIK apa yang diambil. Dan hal yang perlu kamu ketahui lagi adalah tes TOPIK sangatlah terbatas. Hanya tersedia 100 hingga 150 kursi saja tiap tesnya.

Kamu juga perlu mempersiapkan diri yang matang terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan sebelum mengikuti ujian ini. Agar kesempatan kamu tidak sia-sia, kamu bisa banget mengambil kursus bahasa Korea. Segera daftarkan dirimu!